Ide dan Campur-campur

Bekerja di Rumah, Kenapa Tidak?

Lomba Menulis SBDR

Cita-cita saya sejak sebelum menikah adalah bekerja di rumah. Seperti ibu saya, saya adalah tipe ibu yang tidak bisa meninggalkan atau menitipkan anak-anak kepada orang lain, apalagi saat ini kami tinggal di perantauan yang semua pekerjaan kami kerjakan sendiri tanpa ada bantuan kerabat. Sementara di sisi lain, saya sendiri juga sudah terbiasa mandiri sejak kuliah. Saya sudah bekerja di semester empat dan terus bekerja sampai akhirnya meninggalkan pekerjaan sejak pindah ke Lampung dan hamil anak pertama. Saya pernah bekerja sebagai editor, guru, wartawan, dan penulis (walau cuma satu buku). Saya sempat mengajar kembali sebelum hamil kedua sampai akhirnya saya kembali berhenti mengajar saat kelahiran anak kedua.

Karena tidak bisa meniggalkan dan menitipkannya pada orang lain, saya ingin mempunyai pekerjaan yang bisa saya kerjakan dari rumah kembali. Pekerjaan yang ingin sekali saya lakukan adalah menjahit. Angan-angan saya, saya menjadi penjahit profesional dan bisa mempekerjakan ibu rumah tangga di sekitar rumah untuk membantu menjahit. Saya ingin membuat baju-baju yang cantik dan ingin menjahit secara profesional.

Menjahit bukan pekerjaan asing di keluarga kami. Abah, paman, bibi, dan hampir semua orang dewasa di keluarga kami bisa menjahit. Tapi sedikit saja yang bisa menjahit dengan rapi dan profesional. Abah salah satunya. Saya sendiri belajar teknik-teknik dasar menjahit dari Abah. Sudah beberapa baju yang sudah saya jahit. Kalau dulu saat masih tinggal di rumah, saya menggunakan mesin jahit Abah untuk menjahit. Sejak pindah ke Lampung ini saya menjahit baju-baju saya dengan tangan. Karena Abah lebih banyak menjahit baju untuk laki-laki, kemampuan menjahit Abah untuk baju-baju perempuan sangat terbatas. Model jahitan untuk baju perempuan yang diajarkan beliau ke saya pun model-model sederhana saja.

Sebenarnya saya sudah pernah mengikuti kursus menjahit di bangku SMA dulu. Tapi karena hanya sekali-kali saja dipraktekkan, kemampuan menjahit itu pun tidak berkembang dengan baik. Karena itulah saya ingin kembali mengikuti kursus dan mempelajari menjahit dengan desain-desain terkini.

Tapi kemampuan saya hanya sampai di situ. Untuk pemasaran atau semacamnya saya sama sekali belum memahaminya. Karena itulah saya ingin sekali membaca buku “Sukses Bekerja Dari Rumah” untuk mempelajari apa yang tidak saya ketahui agar saya berhasil nantinya. Saya tidak ingin pekerjaan saya sia-sia jika semua pekerjaan yang saya pilih dikerjakan tanpa ilmu. Saya yakin buku “Sukses Bekerja Dari Rumah” adalah ilmu yang bisa memandu keberhasilan pekerjaan saya nanti.

“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Menulis “Asyiknya Bekerja dari Rumah”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s