Review

Menjadi Dokter Terbaik untuk Anak Sendiri

download iii

Setelah mempunyai anak, hal yang paling mengkhawatirkan setiap orang tua adalah saat anaknya sakit. Orang tua, terutama ibu bisa tidak tidur semalaman, lupa makan seharian, dan bahkan rela bila penyakit sang anak ditukar saja ke mereka. Tidak berlebihan. Saya pun merasakan hal yang demikian. Saya bahkan pernah menangis semalaman karena tidak tega melihat si sulung demam tinggi dan mengigau tidak karuan.

Seperti persiapan menjadi orang tua, persiapan menghadapi anak sakit ini juga jarang dilakukan oleh pasangan suami istri yang baru menikah. Banyak yang beranggapan kalau suatu saat punya anak dan anak sakit, ya dibawa saja ke dokter. Tetangga saya bahkan hampir tiap minggu membawa anak-anaknya ke dokter anak untuk berobat atau sekedar kontrol penyakit. Tentu saja biaya yang harus dipersiapkan tidak sedikit kalau harus tiap minggu pergi ke dokter untuk memeriksakan kedua anaknya. Bukan saja soal biaya, tapi ada hal lain yang menurut saya tidak tepat bila anak harus setiap saat bergantung pada obat resep dokter. Saya, kebetulan saja punya anak yang anti obat. Setiap saya hendak memberikan obat kepadanya, baik itu sirup maupun tablet, saya harus menyiapkan perangkat, tenaga, dan bahkan harus dibantu abahnya. Seperti mau peranglah. Tapi tetap saja, dari sesendok obat yang saya berikan, mungkin seperempatnya saja yang masuk ke dalam tubuhnya. Selebihnya disemprotkannya.

Untung saja saya segera menemukan buku ini, Orangtua Cermat Anak Sehat tulisan dr. Arifianto. SpA. Saya mengenal nama dokter Apin, begitu beliau menulis nama kerennya di fanspage facebook dari beberapa teman yang membagi tulisan-tulisan beliau tentang kesehatan anak dan seputarnya. Dari setiap tulisannya, saya merasa beliau adalah dokter anak yang saya cari-cari selama ini. Beliau mau menjelaskan setiap detil-detil dari penyakit anak sesuai dengan sumber keilmuan tentunya. Beliau juga menempatkan pemberian obat sesuai dengan RUM, jadi tidak sedikit-sedikit memberi obat. Sayangnya, beliau ini bertugas di Jakarta. Untungnya ada fanspage yang bisa terus saya pantau sebagai sumber wawasan tentang kesehatan anak. Saya kemudian membaca iklan di toko buku online tentang buku tersebut pun tanpa berfikir panjang untuk memesannya. Dan hasilnya, saya tidak kecewa. Buku seperti ini yang saya cari sebagai pendamping pengasuhan saya terhadap kedua balita saya.

Buku ini berisi pembahasan masalah-masalah yang sering dihadapi bayi yang baru lahir, seperti menyusui, imunisasi, dan seputarnya. Kemudian dilanjutkan dengan pembahsan tentang tindakan pertama yang bisa dilakukan orangtua saat anak sakit, juga tentang mitos dan fakta seputar kesehatan anak, dan kapan waktunya anak harus dibawa ke dokter. Singkatnya, buku ini menjadi panduan bagi orangtua untuk menjadi dokter terbaik untuk anak-anaknya.

Saya sendiri belum membaca buku ini secara keseluruhan. Namun saya merasa buku ini sangat bagus dan direkomendasikan untuk para orang tua. Seperti ketika saya harus menghadapi si sulung yang demam beberapa waktu lalu. Sebelum membaca buku ini, saya pasti panik setiap anak demam. Tapi setelah tau informasinya, saya tidak lagi panik karena demam bukanlah penyakit. Menurut buku ini, demam hanyalah reaksi yang menggambarkan adanya suatu proses dalam tubuh. Saat terjadi kenaikan suhu, tubuh dapat jadi sedang memerangi infeksi sehingga terjadi demam, atau menunjukkan adanya proses peradangan yang menimbulkan demam. Seelah tau hal tersebut, buku ini juga menginformasikan apa saja yang bisa dilakukan untuk mengatasi demam, dan pemberian obat adalah usaha terakhir untuk mengatasi demam, yaitu jika anak merasa tidak nyaman. Saya hanya melakukan tindakan sesuai saran buku ini, hasilnya, tanpa obat penurun panas sekali pun demam mereda dan kini si sulung kembali ceria. Jadi, kalau sudah tau informasinya, tidak semua demam harus di bawa ke dokter kan?

Lalu, apakah semua demam bisa diperlakukan demikian? Tidak dong. Buku ini menjelaskan berbagai macam demam dan beberapa kemungkinan infeksi yang menyertainya, berikut masing-masing penanganannya. Penasaran? Silahkan membaca sendiri buku ini. Dijamin tidak rugi karena masih banyak informasi yang bisa diperoleh seputar kesehatan anak dari buku ini, seperti batuk pilek, sakit perut pada anak, alergi, susah makan, diare dan muntah, kesehatan gigi, terlambat bicara, autisme, masalah telinga, flek paru, dan lain-lain.

Selamat berburu dan selamat membaca!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s