Ide dan Campur-campur

Surat Cinta #2: Syukurku Atasmu Buah Cintaku

12645270_10153984031324374_4375717013143143506_n.jpg
syukur kami atas kehadiranmu di tengah-tengah kami

Nak, setahun lalu di jam tujuh pagi ibu merasa pusing dan perut mulai mulas sedikit. Karena itu abah mengantar ibu untuk periksa ke bidan. Dan kau lahir setengah jam kemudian. Sangat mudah persalinan itu. Ibu sangat bersyukur atas itu.

Kau lahir dengan sehat. Ibu juga bisa memberikan IMD padamu. Ibu juga bisa langsung memberikan ASI tanpa ada hambatan. Sangat mudah proses itu. Ibu bersyukur atas itu.

Karena jarakmu dan kakakmu yang tidak terlampau jauh, ibu masih ingat pola-pola perawatan setelah melahirkan. Ibu sudah belajar bagaimana menyusui dengan benar sehingga ibu tidak perlu merasakan pusing berkepanjangan. Ibu juga bisa mengatur waktu istirahat dengan tepat sehingga badan ibu tidak sakit-sakitan. Ibu juga mengantisipasi sindrom babyblues yang sempat ibu alami paska kelahiran kakakmu. Jadi merawatmu terasa mengulang semua yang ibu lakukan tiga tahun lalu. Bedanya, saat merawatmu ibu bisa tertawa, abahmu juga riang gembira, tidak ada kepanikan melanda, tidak pula harus terjaga di malam gulita. Sangat mudah melewati masa-masa itu. Ibu bersyukur atas itu.

Waktu bersamamu terasa begitu cepat. Tau-tau kau sudah bisa tengkurap. Tau-tau kau bisa merangkak. Tau-tau kau bisa berdiri di satu tahun usiamu kini. Perkembanganmu juga tidak kalah membahagiakan. Kepekaan sosialmu tinggi. Setiap ibu berikan makanan di tangan, kau tidak lupa menyaukannya kembali pada ibu, kakak, dan abah. Saat bertemu siapa saja, kau berteriak menyapa dan tersenyu untuk mereka. Keakraban yang terjalin antara kau dan kakakmu juga membuat ibu abah sangat iri karena ibu dan abah merasa tidak begitu akrab dengan saudara-saudara ibu dan abah. Tiap kakakmu pergi bermain, kau menungguinya di balik kaca jendela. Saat ia pulang kau kegirangan dan langsung merangkulnya, menindihnya, menjambaknya manja, hingga seringkali kakakmu tidak tega meninggalkanmu. Kelekatanmu pada abahmu juga seringkali mengejutkanku. Itu pula yang sering membuat abahmu tidak betah berada di luar rumah dan ingin segera cepat pulang untuk bermain denganmu. Kehadiranmu telah merubah hidup kami. Ibu bersyukur atas karunia-Nya yang telah menitipkanmu pada kami.

12592438_10153984043869374_1737855531630461365_n.jpg

Dulu kehadiran kakakmu membuat dunia kami ceria dan bahagia. Kini kehadiranmu membuat keceriaan itu bertambah, berlipat, dan terus bertambah. Kalau kakakmu bisa duduk tenang dalam waktu lama ketika bermain, maka kami kini bisa menyaksikan atraksi-atraksi seru yang kau buat, memanjat meja, memanjat rak buku, memanjat jemuran, dan seterusnya. Kau suka memanjat. Dan untuk itu kakakmu tidak bisa meninggalkanmu karena khawatir engkau jatuh dan sakit. Sungguh kau benar-benar mengisi hari-hari kami dengan keceriaan tiada tara. Kebahagiaan itu sungguh tak terkira. Terima kasih Allah atas kirimanmu yang indah. Lagi-lagi ibu bersyukur atasmu.

IMG_20151029_172840.jpg

Oya, ibu juga melihat kau suka buku seperti kakakmu. Teruslah menyukai buku dan ilmu yang tertulis di dalamnya. Cintai ilmu dan pemilik ilmu yang rendah hati dan teladanilah. Dan yang paling utama cintai Pemilik ilmu Yang Maha ‘Alim agar langkahmu selalu diridhai.

Salam cinta dari ibu, Nak.

Salam sayang dari abah.

Juga salam cium erat dari mas Farras.

 

Advertisements

2 thoughts on “Surat Cinta #2: Syukurku Atasmu Buah Cintaku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s