Ide dan Campur-campur

Surat Cinta #7: Untuk Petinggi PLN Lampung

Hari ini seharusnya saya menulis surat untuk adik-adik saya. Tapi karena saya dibuat jengkel oleh PLN, maka saya tulis surat saja untuk mereka. 

Kemarin saya membaca sebuah berita, bila terjadi pemadaman listrik selama setengah jam saja di Australia maka pelanggan diberi kompensasi gratis pemakaian listrik selama sebulan. Saya juga pernah membaca bila ada rencana pemadaman listrik di Norwegia, semua pelanggan akan diberi informasi sehingga mereka bisa menyiapkan segala hal yang berkaiatan dengan listrik. 

Bagaimana di negara kita, terutama di Lampung tempat saya tinggal saat ini? Bagi saya pelayanan listrik oleh PLN buruk sekali. Pada bulan November-Desember misalnya, kami mendapat pemadaman bergilir tiga jam setiap harinya. Jadi setiap hari kami harus merasakan pemadaman listrik tiga jam tanpa mengetahui jam berapa pemadaman itu berlangsung. Pokoknya ya suka-suka PLN saja. Padahal kalaupun pemadaman itu harus terjadi, bisa saja PLN bisa saja menginformasikan kepada masyarakat melalui surat kabar atau layanan PLN online tentang jadwal pemadaman sehingga kami sebagai masyarakat bisa mempersiapkan segalanya. Saya sebagai ibu rumah tangga saja merasakan dampak buruk pemadaman yang asal-asalan ini. Masak nasi tiba-tiba listrik padam, atau sedang mencuci baju listrik padam, itu bukan hal yang luar biasa lagi di sini.

 

Hal lain yang kami sesalkan juga terkait keterbukaan informasi. Kami sama sekali tidak tau alasan yang jelas pemadaman listrik yang hampir tiap tahun berulang. Apa susahnya pihak PLN secara resmi memberi tahu alasan pemadaman yang terjadi tiap hari dan apakah pihak PLN juga tidak mengantisipasi agar krisis listrik itu tidak menjadi rutinitas tahunan?

 

Pernah saya mendengar ada gugatan masyarakat terhadap PLN yang dinilai merugikan. Kabarnya gugatan itu menang. Tapi berita selesai sampai di situ. Tidak ada kelanjutan semisal dispensasi untuk pelanggan atau jaminan pemadaman tidak terulang di tahun berikutnya. Nyatanya kami masih terus saja merasakan buruknya pelayanan PLN hingga hari ini.

 

Entah untuk alasan apalagi pemadaman terus berlanjut. Hari ini listrik padam sampai lima jam. Bahkan pernah listrik padam sampai hampir 12 jam. Ini bukan soal mengeluh atas ketidakberuntungan. Mungkin Anda juga berdalih bahwa kami masih beruntung bisa merasakan aliran listrik, tidak seperti saudara-saudara kami di pelosok sana. Ini bukan soal itu, karena memberi fasilitas listrik secara merata adalah tanggung jawab Anda sebagai perusahaan listrik negara satu-satunya. Yang kami sesalkan di sini adalah buruknya pelayanan yang Anda berikan kepada kami yang menurut kami penyelesaiannya cukup sederhana untuk ukuran perusahaan besar seperti PLN yang tentunya punya banyak ahli mumpuni.

 

Akhirnya, harapan kami adalah beri kami informasi seluas-luasnya. Beri akses kami untuk memberi kritik dan perhatikan keluhan kami (saya pernah menanyakan pemadaman ini dan tidak mendapat tanggapan yang baik dari operator) PLN). Perbaiki kinerja dan layanan PLN dan berbuatlah yang jujur.

 

Zuhriyyah Hidayati

Bandar Lampung

Advertisements

2 thoughts on “Surat Cinta #7: Untuk Petinggi PLN Lampung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s