Spiritual

Zonk!

Ini kejadian kemarin malam, saat jari sudah mulai menari di atas layar hp untuk menulis, tiba-tiba ada hal yang membuat saya buntu. Ide yang suda tertata rapi di kepala serasa macet, menggumpal, memadat, dan tidak bisa cair.

Saya tanpa sengaja membaca ada beberapa orang yang tidak mengenal saya dengan baik, mereka memberi label buruk pada saya. Jujur saja saya marah. Ingin sekali memberi klarifikasi, tapi itu saya urungkan. Jadilah saya merenungi diri, apakah saya seburuk yang mereka sangkakan?

Hasilnya dada saya semakin berdebar keras, saya marah dan marah itu terpendam. Saya hanya merasakan perasaan ini bila saya sedang ada masalah dengan suami. Tapi ini orang lain. Ya! Orang-orang itu tidak mengenal saya, menuduh seenaknya, dan tertawa atas saya. 

Zonk! Kosong! Tidak bisa berpikir jernih. 

Hingga tengah malam perasaan itu menghantui. Sampai akhirnya saya membaca postingan bu Septi tentang keberhasilan putra-putrinya. Oase di tengah gurun. Bu Septi menyejukkan hati saya. Bu Septi kembali membawa saya pada harapan, bahwa saya berharga! Dan orang-orang itu tidak ada artinya dibanding harapan saya. 

Saya tidur dengan nyenyak, bangun dan sholat pun dengan tenang, dan ketenangan itu semakin bertambah saat semuanya saya adukan padaNya. Satu prinsip saya, selama saya tidak berbuat dosa, tidak sengaja menyakiti orang lain, Allahlah tujuan saya. 

#ODOPfor99days2017

#day29

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s