Institut Ibu Profesional

[Game #2.6] Kemandirian Sisipan

Selain menjalani latihan kemandirian yang sudah saya susun, anak-anak juga berlatih kemandirian lain yang bersifat temporal (semoga nanti bisa merutinkannya. 

Latihan itu adalah memasak bagi Farras. Momen itu datang ketika di siang hari Farras Minta makan dengan tahu sementara tahu yang saya goreng pagi sudah habis. Jadilah dia berinisiatif mau menggoreng sendiri. 

Aktivitas dimulai dari mengambil tahu di kulkas, mencucu tahu, memotongnya, mencampur tahu dengan air garam, menyalakan kompor dan menuangkan minyak ke kuali, dan menggorengnya. 

Ada rasa enggan Farras saat memasukkan tahu ke kuali karena hawa panas dari kuali. Saya yakinkan dia untuk melakukannya dengan benar agar tidak sampai terciprat minyak. 

Melatih kemandirian anak ini tidak sekedar untuk meringankan tugas saya (nyatanya di beberapa kegiatan, saya malah harus lebih repot sast anak-anak mencoba mandiri). Ada manfaat lain yang bisa diperoleh dari latihan ini, yaitu rasa percaya diri anak bisa meningkat karena kepercayaan yang kita berikan. Anak juga tidak akan kaku dengan pekerjaan-pekerjaan rumah karena sudah terbiasa. Bagi anak laki-laki, pekerjaan rumah, terutama dapur bisa dijadikan latihan kepekaan emosinya. Ketika dia sudah terbiasa melakukan pekerjaan rumah, dia akan tau bagaimana rasanya mengerjakan semua itu, yang pada akhirnya dia akan menghargai pekerjaan rumah yang biasanya dikerjakan ibunya dan istrinya kelak. 

#Level2

#KuliahBunsayIIP

#MelatihKemandirian

#ODOPfor99days2017 #day38

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s