Institut Ibu Profesional

[Game #4.7] Cepat Menghafal atau Auditori?

Setiap Kamis di sekolah Farras dibiasakan berbagai ibadah sebelum jam pelajaran, misalnya sholat dhuha, pembacaan tahlil, istighotsah, dan pembacaan shalawat. Saya memberi apresiasi positif untuk pembiasaan ini. Saya sendiri tidak selalu mengikuti kegiatan ini karena seringnya saya langsung pulang setelah Farras masuk kelas. Jadi saya tidak tau pasti apa-apa saja isi kegiatan itu.

Tanpa saya duga, tadi siang Farras melantunkan shalawat maulid dengan nada tepat dan lancar. Saya tanya siapa yang mengajari shalawat dengan nada itu. Dia jawab kalau Kamis lalu dia bersama teman-teman membaca shalawat bersama di sekolah. 

Kejadian berulang malam ini. Kali ini si adek dengan lancar membaca beberapa bacaan tahlil menirukan ibu-ibu yang sedang mengadakan majlis tahlil di rumah. Saya memang beberapa kali mengajaknya ke majlis tahlil. Rupanya dia merekam semua bacaan itu dengan baik. 

Saya tidak tau pasti kecepatan mereka menghafal ini ada kaitannya dengan gaya belajar auditori atau memang sekedar kecerdasan biasa saja. Yang bisa saya amati, anak-anak cepat menghafal, terutama bacaan-bacaan yang berirama. 

Di sinilah tantangan kami. Anak-anak sudah memiliki modal yaitu cepat dalam menghafal. Tinggal kami yang harus menyesuaikan langkah-langkah stimulusnya.

#Tantangan10Hari

#Harike7

#Level4

#KuliahBunSayIIP

#GayaBelajarAnak

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s