pernikahan

ODOP : Rumah Menulis yang Menyenangkan


Saya menyebut ODOP adalah rumah menulis yang menyenangkan. Sudah sejak lama saya ingin bergabung di grup menulis yang nyaman. Beberapa kali saya mencoba dan bebrapa kali pula saya gagal mendapatkan kenyamanan itu. Hingga akhirnya saya bertemu dengan ODOP yang merupakan program dari IIP Bandung yang mampu memberikan kenyamanan dan ruang yang luas bagi saya dalam belajar.

Banyak hal yang saya dapatkan di sini. Pertama, persaudaraan yang sungguh luar biasa. Para nggota yang tergabung di grup ODOP sangat baik dan sangat murah hati dalam berbagi. Tidak peduli dengan status kepenulisan mereka, mereka tidak pernah enggan berbagi ilmu, pengalaman, dan sangat sabar membimbing penulis-penulis amatir seperti saya.

Kedua, saya belajar konsisten untuk menulis dari grup ini. Dari dulu saya ingin konsisten. Tapi rupanya mental saya tidak cukup kuat untuk mewujudkannya. ODOP membantu saya menguatkan mental untuk konsisten dalam hal ini. Ke depannya semoga saya bisa benar-benar konsisten dari dalam diri saya.

Ketiga, beberapa capaian di grup ini adalah prestasi yang harus saya syukuri sebagai cara mengapresiasi diri. Jujur saja, saya masih suka merasa tidak percaya diri, minder, dan pada suatu waktu saya terkadang merasa diri tidak ada apa-apanya dan tidak ada manfaatnya. ODOP membantu saya mengaktualkan potensi dan kelebihan saya, yaitu menulis. Saya bisa masuk grup WA sejak bulan pertama sampai bulan keempat. Banyak sekali ilmu yang saya serap dari grup kece ini. Kemudian beberapa kali saya bisa duduk di bangku deret pertama grup dan akhirnya tulisan saya masuk seleksi event penulisan yang digagas ODOP. Sungguh saya bersyukur atas capaian ini. Oya, satu lagi, saya juga berkesempatan mendapatkan buku karena jumlah rivew naskah “Me Time” memenuhi syarat.

Keempat, PR besar saya adalah peningkatan kualiatas tulisan saya. Jujur saja, tulisan saya masih jauh dari kata bagus dan masih berjenis “curhat” di blog. Saya ingin kualitas tulisan saya meningkat pada pemberi manfaat yang lebih luas bagi pembaca. Sudah banyak ilmu yang diberikan teman-teman ODOP dalam hal ini, semua kembali kepada saya untukmengplikasikannya. 

Suatu kesempatan dan tantangan yang luar biasa bagi saya berada di rumah ODOP untuk terus maju di dunia tulis menulis. Ibarat kata, ODOP ini adalah suatu dapur yang lengkap dengan peralatan memasaknya. Menu-menu juga sudah tersedia. Saya sebagai koki amatir harus berani mencoba menu-menu baru untuk terus menguji kemampuan memasak saya. Inilah yang saya sebut sebagai tantangan.

#ODOPfor99days2017

#Sesi2

#Day1

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s