HE Farras · HE Fawwaz · Mengikat Makna (RBI)

[RBI #10] Selamat Jalan Mbah Yut! 

Ini adalah foto terakhir yang kami ambil bersama mbah buk (mbah yut-nya anak-anak). Foto ini kami ambil saat berziarah ke makam sunan Drajat awal tahun ini. Saat itu adik-adik saya lengkap di rumah. Maka kami pun berziarah bersama mbah buk.  Pagi tadi, sesaat sebelum adzan shubuh mbah yut kembali pada Sang Pencipta setelah tiga hari… Continue reading [RBI #10] Selamat Jalan Mbah Yut! 

Institut Ibu Profesional

[Game 5.11] Pura-pura Membaca

 Buku bilangan dalam bahasa Inggris ini menjadi favorit adek. Sudah berpuluh-puluh kali dia minta dibacakan buku itu. Bahkan dia sampai hafal isinya.  Saat bermain jerapah, dia bilang “jerapah ada di buku adek lho bu.” Maka, malam ini dia pun pura-pura membaca seri buku itu.  #GameLevel5 #Tantangan10Hari #KuliahBunSayIIP #ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Institut Ibu Profesional

[Game 5.10] Presentasi si Mas

Setelah adek yang membacakan buku pada ibu, si mas mulai unjuk gigi. Mulailah dia menjelaskan buku perihal “Lebah” seri metamorfosis. Begini presentasinya: Lebah itu punya ekor yang bisa menggigit. Nah, lebah itu gigit orang yang mengganggunya. Kalau menggigit, gigi belakangnya itu akan lepas. Habis lepas itu lebah akan mati. Itu ada lho bu di TV.… Continue reading [Game 5.10] Presentasi si Mas

Mengikat Makna (RBI)

[RBI #8] “Adik Bacakan Ya!” 

Baca buku adalah rutinitas anak-anak. Saya bersyukur karena mereka memiliki kecintaan pada buku, meski mereka belum lancar membaca. Si adek seringkali memaksa saya membacakannya buku.  Tapi, untuk malam ini berbeda. Fawwaz bilang, “adek bacain buku ibu ya.” Mulailah adek membaca.  Ini kupu-kupu. Ini telurnya. Ini ulate. Ini rumah ulet. (namanya kepompong, dek), trus jadi kupu-kupu… Continue reading [RBI #8] “Adik Bacakan Ya!” 

Institut Ibu Profesional

[Game 5.9] “Adik Dulu di Perut Ibu”

Saat adiknya menangis, Farras datang membawa buku Ensiklopedi Cilik tema Kelahiran.  “Coba adek dibacain buku ini, Bu. Kasih tau adek kalau Dulu adek itu di perut ibu.” Saya ikuti saran Farras. Saya bacakan lembar demi lembar, gambar demi gambar pada Fawwaz. Benar saja, tangisnya reda. Dan dia mulai tertarik dengan buku itu.  Ada bagian yang… Continue reading [Game 5.9] “Adik Dulu di Perut Ibu”

Institut Ibu Profesional

[Game 5.8] Tahap Mendengar

Farras pun berlatih membaca terjemahan surat al-Zalzalah. Tapi rupanya dia tidak nyaman bila harus membaca.  “ibu lah yang baca. Nanti aku tirukan.” Maksudnya nanti dia hafalkan. Nyatanya, setelah dibacakan sekali dua kali dia langsung hafal. Lalu terjadilah pembicaraan ini,  “kenapa bumi digoncangkan?” Karena Allah menginginkannya.  “bumi mengeluarkan beban beratnya. Jadi nanti buminya pecah terus isinya… Continue reading [Game 5.8] Tahap Mendengar

Institut Ibu Profesional

[Game 5.8] Tahap Mendengar

Farras pun berlatih membaca terjemahan surat al-Zalzalah. Tapi rupanya dia tidak nyaman bila harus membaca.  “ibu lah yang baca. Nanti aku tirukan.” Maksudnya nanti dia hafalkan. Nyatanya, setelah dibacakan sekali dua kali dia langsung hafal. Lalu terjadilah pembicaraan ini,  “kenapa bumi digoncangkan?” Karena Allah menginginkannya.  “bumi mengeluarkan beban beratnya. Jadi nanti buminya pecah terus isinya… Continue reading [Game 5.8] Tahap Mendengar