Institut Ibu Profesional · Mengikat Makna (RBI)

[RBI #20] I Love Math

  Selama kita masih bernafas, maka kita tidak akan terlepas dari matematika. Nampaknya kita harus sepakat akan hal itu. Kita tidak akan bisa menghindar dari sekedar membandingkan, menambah dan mengurangi, membagi dan mengalikan, dan termasuk di dalamnya adalah soal bangun-bangunan. Dan kecenderungan anak-anak pada matematika termasuk dalam fitrah bawaannya. Saya dulu mengira bahwa matematika akan… Continue reading [RBI #20] I Love Math

FF

Jemu

Rizal terus termangu, memikirkan ucapan pedas ayah-ibunya. “Masa untuk mendapat peringkat the best ten saja tidak mampu? Ayah sudah bayar bahal untuk biaya les dan kursus kamu tiap hari. Lihat adikmu itu, selalu mendapat peringkat satu di kelasnya. Dia itu yang bisa membuat bangga ayah dan ibu di depan keluarga dan teman-teman dosen. Lha kamu,… Continue reading Jemu

Farras-Fawwaz · HE Farras · HE Fawwaz · Mengikat Makna (RBI)

[RBI #18] “Allah itu di Mana?

“Fitrah keimanan adalah fitrah terpenting dan melingkupu fitrah-fitrah lainnya.” –Ust. Harry Santosa— “Kehadiran Tuhan adalah fitrah manusia yang merupakan kebutuhan hidupnya.” (Buku Wawasan Al-Qur’an) Anda pernah mendapat pertanyaan seperti itu? Hari-hari ini, minggu-minggu ini, dan bulan-bulan ini, saya seperti diberondong pertanyaan-pertanyaan semacam itu dari sulung kami, Farras (5 tahun 2 bulan). Di antara pertanyaan-pertanyaannya adalah:… Continue reading [RBI #18] “Allah itu di Mana?

Institut Ibu Profesional · Mengikat Makna (RBI)

[RBI #17] “Bagaimana Ikan Tidur?”

Sore ini, setelah mengaji di TPQ, saya memenuhi janji saya ke anak-anak untuk mengantar mereka membeli ikan. Kami pergi ke rumah adek Haikal (4 tahun) yang sedang giat-giatnya berjualan ikan.  Sesampai di sana dan melihat kolam mini milik adek Haikal, duo F sangat takjub. “wow!” begitu komentar Farras. Fawwaz pun tak kalah senangnya karena melihat… Continue reading [RBI #17] “Bagaimana Ikan Tidur?”

HE Farras · HE Fawwaz · Mengikat Makna (RBI)

[RBI #16] Bahasa dan Tata Krama 

Saya tersentak saat ada yang menegur saya dengan halus kemarin siang. “Mbak, kok anaknya diajarinnya bicara Bahasa Indonesia sih? Kenapa nggak diajarin pake Bahasa Jawa Kromo saja? Mumpung masih kecil. Belum kasep.” Saya terhentak, kaget sekaligus merasa ditampar kanan-kiri bolak-balik.  Banyak hal yang terlintas dalam pikiran saya saat itu. Saya merasa ada semacam beban baru… Continue reading [RBI #16] Bahasa dan Tata Krama