Cerita Ringan

Menarik, Tapi Tidak Tertarik

Kok nggak komentar soal demo-demo kemarin sih? Nggak peduli sama masalah umat ya? Sebenarnya ada rasa ingin sekali berkomentar, membagi link, atau bahkan menulis status tentang hal-hal kekinian, termasuk tentang demo beberapa waktu lalu. Tapi ada kalimat sakti yang dipesankan bu Septi (founder IIP) dalam menghadapi tsunami informasi dan agar tetap fokus pada jalan yang… Continue reading Menarik, Tapi Tidak Tertarik

Cerita Ringan

“Abahku Kerjanya Jualan”

Begitu jawaban Farras kalau ditanya  apa pekerjaan abahnya. Suami memang berprofesi sebagai pedagang pecel lele. Saat ini kami memiliki satu warung setelah sebelumnya sempat memiliki dua lokasi. Kami menjual satu warung karena tidak lama lagi kami pindah ke Jawa. Suami sudah mulai menekuni usaha ini sejak lulus aliyah, tahun 2003. Tahun pertama dia mulai ikut… Continue reading “Abahku Kerjanya Jualan”

Cerita Ringan

“O… Yang di Buku Farras”

“Bu, anjing suka tulang ya?” Tanya Farras “Iya, kok tau.” Jawab saya. “Kan ada di buku Farras.” “Buku yang mana?” “Itu, buku yang, ‘Ini rumah besar. Ini rumah kecil.” Saya saja tidak ingat.   Suatu siang, dengan menjadikan kerudung sebagai sayap, Farras bilang sama abahnya, “Farras jadi lalat bah, lalat spiderman.” “Lalat spidermen? Kaya apa… Continue reading “O… Yang di Buku Farras”

Cerita Ringan

Pengalaman Belajar: Madrasah Tsanawiyah

Lulus MI, abah mengirim saya ke pesantren dan bersekolah di lingkungan pesantren. Letak pesantren tersebut tidak terlalu jauh dari rumah, sekitar 20 km dari kampung. Mts tempat saya bersekolah cukup unik dan mungkin satu-satunya Mts dengan model seperti itu di Lamongan. Kami, para siswi masuk pagi, dan siswa masuk siang. Jangankan satu kelas campur laki-laki-perempuan,… Continue reading Pengalaman Belajar: Madrasah Tsanawiyah

Cerita Ringan

Catatan Pengalaman Belajar: Madrasah Ibtidaiyah (SD)

Saya masuk MI saat usia saya masih belia, lima tahun. Kata ibu, guru TK saya yang memasukkan saya ke MI karena sudah saya sudah bisa membaca. Di kelas satu, tidak bayak yang teringat (apalagi saat TK, karena itulah saya tidak menuliskan kenangan saat TK). Yang saya ingat, saya mendapat rangking 4. Tidak ada perasaan apa-apa… Continue reading Catatan Pengalaman Belajar: Madrasah Ibtidaiyah (SD)