Institut Ibu Profesional

[Game #5] Hidup Tenang Tanpa Hutang

Sedikit cerita tentang pengaturan keuangan keluarga kami menjadi tema game kali ini. Mulai beberapa bulan lalu saya kembali mencatat keuangan usaha kami. Alasannya, saya ingin menertibkan lalu lintas keuangan agar bisa terus memperbaiki pengaturan keuangan kami.  Sayangnya, untuk bulan September ini saya harus off pembuan karena sakit saya yang lumayan menyita segalanya. Tapi mulai bulan… Continue reading [Game #5] Hidup Tenang Tanpa Hutang

Farras-Fawwaz · Institut Ibu Profesional

[Game #8.4] Membuat Mainan

Akhir-akhir ini si bungsu gemar sekali minta beli mainan. Memang mainan yang dimintanya tidak mahal, hanya seharga 1000-2000an saja. Tapi saya merasa kebiasaan tersebut buruk kalau terus-menerus dituruti.  Maka, kemarin saat Fawwaz minta beli mainan, saya tawarkan untuk membuat mainan dari kertas kokoru. Saya minta dia memilih sendiri bentuk yang diinginkannya. Begitu pula saya persilahkan… Continue reading [Game #8.4] Membuat Mainan

HE Fawwaz · Institut Ibu Profesional

[Game #8.3] Suatu Kegagalan

PR besar kami memang ada pada Fawwaz, bungsu kami yang berusia 2,5 tahun. Memahamkan bahwa kebutuhan dan keinginan itu berbeda  kepadanya sungguh sebuah tantangan. Ditambah ada mbah yang cenderung mengalah pada keinginannya dan kondisi saya yang masih lemah serta tidak kuasa menahan Fawwaz ketika meronta. Saya merasa kalah di sini.  Seperti sore ini, Fawwaz ingin… Continue reading [Game #8.3] Suatu Kegagalan

HE Fawwaz · Institut Ibu Profesional

[Game #8.2] Membuat vs Membeli

Setelah lebih dua minggu saya sakit dan sempat saya tinggal 1 minggu di rumah sakit, kami dihadapkan PR besar terkait kebiasaan jajannya Fawwaz. Kedua mbahnya yang menjaga Fawwaz penuh waktu selama saya sakit lebih banyak ‘mengalah’ pada kemauan Fawwaz. Sayangnya itu menjadi kebiasaan.  Seperti siang tadi, saat terik matahari sedang panas-panasnya, Fawwaz minta beli mainan.… Continue reading [Game #8.2] Membuat vs Membeli

HE Farras · Institut Ibu Profesional · Mengikat Makna (RBI)

[Game #8.1] (Bukan) Uang Jajan

Sampai usianya yang ke-5 lebih 4 bulan ini, Farras belum mengerti jajan. Dia juga belum pernah sama sekali jajan (membeli jajan) sendiri. Ketika teman-teman sekelasnya sudah pandai belanja jajan mereka sendiri, bahkan sampai pada kembaliannya, Farras belum mengerti bagaimana berbelanja sendiri. Bahkan nilai rupiah pun dia belum mengerti. Entah saya harus sedih atau bahagia dengan… Continue reading [Game #8.1] (Bukan) Uang Jajan

Institut Ibu Profesional

[Game #7.7] Bintang-bintang itu Semakin Bersinar

Sepulang mengajar MI, suami seakan mengeluhkan keadaan murid-murid di sana.  “Jangankan ngegambar di paint, pegang mouse aja belum pada bisa.” “Ada lho anak kelas 6 yang belum bisa baca.” “Anak yang itu, kalau menirukan tulisan di papan, nulisnya perhuruf.” Kami lalu memandang dua bintang kami. Kami diberu amanah anak-anak yang cerdas. Farras, si sulung bahkan… Continue reading [Game #7.7] Bintang-bintang itu Semakin Bersinar

Institut Ibu Profesional

[Game #7.6] Bermain bersama Teman

Momen ini terekam kemarin siang. Beberapa anak tetangga datang ke rumah selepas kepulangan mereka dari sekolah. Mereka semua bermain di rumah. Banyak yanh mereka mainkan. Mulai berpura-pura membaca, kejar-kejaran, dan akhirnya mereka berlomba mewarnai.  Farras yang berinisiatif mengadakan lomba tanpa hadiah itu. Dia meminta saya mengcopy sebuah gambar sejumlah anak yang hadir. Kemudian dia mulai… Continue reading [Game #7.6] Bermain bersama Teman