perempuan · pernikahan

Perempuan Itu Bercerita … [2]

Dua tahun kemudian, Kini aku sudah resmi bercerai dari laki-laki itu. Babak eposide baru telah aku lalui sejak dua tahun lalu. Ya, aku bercerita semua tentang penderitaanku bersama mantan suamiku enam bulan sebelum perceraian. Aku memutuskan cerai karena sudah tidak sanggup lagi hidup bersamanya. Aku yang menyandarkan hidupku dan empat anakku padanya, sementara dia sendiri… Continue reading Perempuan Itu Bercerita … [2]

perempuan · pernikahan

Perempuan itu bercerita… [1]

Pernikahanku tidak bahagia. Tujuh tahun berjalan dan kebahagiaan itu hanya terasa dulu, di awal-awal pernikahan kami. Kenapa tidak bahagia? Tanyaku. Persoalannya banyak. Bukankah dalam pernikahan memang selalu ada permasalahan? Tanyaku lagi. Memang, tapi persoalanku lebih rumit, begitu jawabnya. Dimulai dari pernikahan yang tidak diinginkan. Ya, semua tidak menginginkan pernikahan kami kecuali kami berdua. Karena itulah… Continue reading Perempuan itu bercerita… [1]

Artikel · perempuan

Sekolah (hanya) untuk Kerja?

Sumber gambar: http://moneymindedlearning.com Seorang kerabat sedang ‘ngrasani’ kerabat lainnya di depanku. Katanya, ‘Si A itu ngapain sekolah terus-terusan, sekolah tinggi-tinggi cuma ngabisin duit. Itu teman sekelasnya aja udah kerja. Gajinya udah 8 juta sebulan.’ Tanpa sadar, sang kerabat tersebut telah menyindir seorang manusia yang senang sekali dengan sekolah, manusia yang diajaknya ‘ngrasani’ kerabat lainnya. Manusia… Continue reading Sekolah (hanya) untuk Kerja?

Artikel · perempuan

Ibu Rumah Tangga Sebagai Profesi

Dalam sebuah laporan yang dituliskan Kompas (6/11/2004), para aktivis perempuan memprotes Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan atas slogan “Masa depan Indonesia bergantung pada kemampuan asuh para ibu terhadap anak-anaknya,” yang disampaikan dalam suatu pertemuan antara para aktivis perempuan dan Menteri Meutia Hatta di Jakarta. Pada kesempatan tersebut, Menteri menjelaskan bahwa ada budaya nasional yang memuliakan perempuan,… Continue reading Ibu Rumah Tangga Sebagai Profesi

Artikel · perempuan

Menelusuri Jejak Kartini

Setiap tanggal 21 April, bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini sebagai  salah satu Hari Nasional. Tanggal tersebut dirujuk kepada tanggal kelahiran Raden Ajeng Kartini, seorang pahawan perempuan yang berjuang dengan pena dalam upaya kebangkitan nasional. Sayangnya, kepahlawanan R.A. Kartini sebagai perintis nasionalisme ini kurang dikenal dalam sejarah daripada ketenaran namanya sebagai perintis emansipasi perempuan di Indonesia ini.… Continue reading Menelusuri Jejak Kartini

perempuan

Akulah Mei

“Rin, apa sih alasan kamu menolak lamaran Andika? Kurang apa dia? Mau nunggu apa lagi? Kuliah sudah kelar. Pekerjaan sudah mapan. Apa kamu mau jadi seperti Mei, si perawan tua tetangga sebelah itu?” Tanpa sengaja aku mendengar suara Bu Mardi ketika aku lewat di depan rumahnya. Sakit rasanya hatiku mendengar kata-kata Bu Mardi, meski ini… Continue reading Akulah Mei

perempuan

Menelusuri Jejak Kartini

Setiap tanggal 21 April, bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini sebagai  salah satu Hari Nasional. Tanggal tersebut dirujuk kepada tanggal kelahiran Raden Ajeng Kartini, seorang pahawan perempuan yang berjuang dengan pena dalam upaya kebangkitan nasional. Sayangnya, kepahlawanan R.A. Kartini sebagai perintis nasionalisme ini kurang dikenal dalam sejarah daripada ketenaran namanya sebagai perintis emansipasi perempuan di Indonesia… Continue reading Menelusuri Jejak Kartini