perempuan

Akulah Mei

“Rin, apa sih alasan kamu menolak lamaran Andika? Kurang apa dia? Mau nunggu apa lagi? Kuliah sudah kelar. Pekerjaan sudah mapan. Apa kamu mau jadi seperti Mei, si perawan tua tetangga sebelah itu?” Tanpa sengaja aku mendengar suara Bu Mardi ketika aku lewat di depan rumahnya. Sakit rasanya hatiku mendengar kata-kata Bu Mardi, meski ini… Continue reading Akulah Mei

perempuan

Menelusuri Jejak Kartini

Setiap tanggal 21 April, bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini sebagai  salah satu Hari Nasional. Tanggal tersebut dirujuk kepada tanggal kelahiran Raden Ajeng Kartini, seorang pahawan perempuan yang berjuang dengan pena dalam upaya kebangkitan nasional. Sayangnya, kepahlawanan R.A. Kartini sebagai perintis nasionalisme ini kurang dikenal dalam sejarah daripada ketenaran namanya sebagai perintis emansipasi perempuan di Indonesia… Continue reading Menelusuri Jejak Kartini